Emas Antam Melonjak Naik. Apa Faktanya?
Emas Antam Melonjak Naik. Apa Faktanya?

News.Aras Atas - Harga emas Antam mengalami kenaikan signifikan, bertambah sebesar Rp 20.000 per gram, sehingga hari ini mencapai Rp 1.429.000 per gram. Peningkatan ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga mengikuti tren global, di mana harga emas dunia mencapai rekor tertinggi.


Menurut laporan Reuters pada Jumat (13/9/2024), harga emas acuan global naik 1,5% menjadi US$ 2.580,60 per ons pada akhir perdagangan Kamis (12/9). Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve AS (The Fed) akan menurunkan suku bunga, ditambah dengan stabilnya data ketenagakerjaan AS serta meredanya inflasi.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan adanya peningkatan tipis dalam pengajuan tunjangan pengangguran, yang mencapai 230.000. Hal ini menunjukkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masih kecil meski pertumbuhan pasar tenaga kerja melambat.

Menurut CME Group’s FedWatch Tool, pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Saat ini, The Fed telah mempertahankan suku bunga dalam kisaran 5,25-5,50% selama satu tahun terakhir.

Dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas terkecil dengan berat 0,5 gram hari ini tercatat Rp 764.500, sementara harga emas 10 gram dijual Rp 13.785.000. Emas dengan ukuran terbesar, yakni 1.000 gram (1 kg), dibanderol dengan harga Rp 1.369.600.000.

Selain itu, harga buyback emas Antam—harga di mana Antam membeli kembali emas dari konsumen—juga naik Rp 20.000 per gram, menjadi Rp 1.275.000 per gram.

Komentar

Gabung dalam percakapan

Aras Atas

Pengikut